Kamis, April 16, 2026
Informasi Pilkada
  • Home
  • Nasional
  • Berita Pilkada
  • Berita Kampanye
  • Login
No Result
View All Result
Informasi Pilkada
Home Berita Terkini

Korlantas Polri Ubah Kultur Pelayanan Lalu Lintas di 2026

doddodydod by doddodydod
14 Januari 2026
in Berita Terkini
0
Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroh

Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroh

0
SHARES
0
VIEWS

Related posts

Operasi Ketupat 2026 Dinilai Berhasil Tingkatkan Keselamatan Pemudik

14 April 2026
Keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dinilai tidak terlepas dari sinergi kuat antara pemerintah, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan. Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyebut sejumlah kebijakan strategis pemerintah turut berperan besar dalam mengurai kepadatan arus mudik sejak awal. Dalam keterangannya pada program Prime Time News Metro TV, Kakorlantas menjelaskan bahwa penerapan kebijakan Work from Anywhere (WFA) memberi dampak signifikan terhadap kelancaran arus mudik. Dengan fleksibilitas tersebut, masyarakat dapat mengatur jadwal perjalanan lebih awal sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan pada waktu tertentu. “Dengan Work from Anywhere yang diberlakukan lebih awal, pemudik sudah bisa mencicil perjalanan. Ini sangat membantu mengurai kepadatan,” ujar Kakorlantas. Selain kebijakan WFA, pemerintah juga mendorong masyarakat memanfaatkan program mudik gratis menggunakan bus dan kereta api. Langkah ini dinilai efektif mengurangi volume kendaraan pribadi di jalur tol maupun arteri. Kebijakan pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga juga menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode Operasi Ketupat. “Ketika one way nasional diterapkan, beban jalan arteri harus dijaga. Maka pembatasan kendaraan sumbu tiga ini sangat penting,” katanya. Kakorlantas menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan tagline Kapolri “mudik aman, keluarga bahagia” yang menempatkan perjalanan mudik sebagai momen penting yang harus dilalui dengan rasa aman dan nyaman. Dari sisi hasil, Operasi Ketupat 2026 menunjukkan capaian positif. Angka fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan tercatat turun sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan tersebut menjadi indikator keberhasilan strategi pengelolaan lalu lintas berbasis teknologi melalui data driven management dan predictive traffic policing. Dalam pengambilan keputusan, Korlantas Polri memanfaatkan pemantauan real time, termasuk pengawasan udara untuk menentukan rekayasa lalu lintas seperti penerapan one way maupun contraflow. “Keputusan diambil berbasis data dan parameter. Setelah dipantau, baru kita eksekusi rekayasa lalu lintas,” jelasnya. Selain itu, pengelolaan rest area juga menjadi perhatian utama. Sistem buka tutup diterapkan untuk mencegah penumpukan kendaraan, disertai imbauan kepada pemudik agar memanfaatkan jalur alternatif dan beristirahat di wilayah kabupaten atau kota terdekat. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi kepadatan, tetapi juga memberi peluang bagi masyarakat untuk menikmati kuliner lokal. Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 juga tercermin dari tingginya tingkat kepuasan masyarakat. Berdasarkan survei KedaiKopi, sebanyak 88,8 persen responden menyatakan puas terhadap layanan mudik dengan nilai rata-rata 7,18 dari skala 1 hingga 10. “Kesesuksesan ini berkat kolaborasi, negara hadir bersama stakeholder untuk mengelola arus mudik dan arus balik, sekaligus menjaga harkamtibmas,” kata Kakorlantas. Rekor Mudik 2026 Terkendali, Kakorlantas Soroti Peran Teknologi dan WFA Tahun ini juga mencatat rekor arus mudik tertinggi dengan 270.315 kendaraan keluar dari Jakarta dalam satu hari. Meski terjadi lonjakan signifikan, kondisi lalu lintas tetap terkendali. Bahkan, angka fatalitas kecelakaan turun hingga 31 persen dan jumlah kejadian kecelakaan menurun 5,31 persen. “Yang kita pastikan bukan hanya perjalanan, tapi perjalanan yang aman sampai tujuan dan kembali dengan selamat,” ujarnya. Kakorlantas menambahkan bahwa pengamanan Operasi Ketupat mencakup lima klaster utama, mulai dari jalan tol, jalan arteri, pelabuhan, bandara, tempat ibadah, hingga lokasi wisata. “Semua dikelola dengan teknologi dan parameter yang terukur agar arus tetap lancar,” ucapnya. Dengan kombinasi kebijakan pemerintah, teknologi modern, serta pelayanan humanis di lapangan, Operasi Ketupat 2026 dinilai berhasil menciptakan arus mudik dan balik yang lebih aman, lancar, dan terkendali.

Korlantas Polri Komitmen Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas Berkelanjutan

13 April 2026

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai mematangkan strategi pengamanan Operasi Ketupat 2026 setelah mencatatkan hasil positif dalam pelaksanaan Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa keberhasilan sebelumnya harus menjadi pijakan untuk menghadirkan pelayanan lalu lintas yang semakin berkualitas, sekaligus mendorong perubahan citra polisi lalu lintas di mata masyarakat.

Irjen Agus mengingatkan seluruh jajaran agar mempersiapkan Operasi Ketupat 2026 secara maksimal. Operasi Ketupat tahun sebelumnya mendapat apresiasi luas, termasuk dari Presiden Prabowo Subianto yang menilai Korlantas Polri berhasil mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2025 serta menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas korban secara signifikan.

“Oleh sebab itu, ada beberapa inovasi yang tentunya nanti akan kita kembangkan, karena pengamanan Lebaran, arus mudik dan balik bukan hanya pengamanan arus lalin, tetapi kita hadir melayani, kita hadir melindungi semua pengguna jalan masyarakat dan keluarga yang tentunya harus sukacita untuk bisa merayakan Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Irjen Agus saat memberikan arahan di Pos Induk Cikampek, Rabu (14/1/2026).

Dalam arahannya, Kakorlantas meminta jajaran menyiapkan langkah-langkah konkret agar pengguna jalan merasa aman dan nyaman. Pelayanan di jalan arteri, jalan tol, hingga kawasan rest area diminta untuk dimaksimalkan, mengingat titik-titik tersebut menjadi lokasi krusial saat arus mudik dan balik Lebaran.

Lebih lanjut, Irjen Agus menegaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum perubahan wajah Polantas. Menurutnya, Polantas ke depan harus dikenal sebagai sosok yang humanis, melayani masyarakat dengan ramah, namun tetap tegas dan bijaksana dalam penegakan hukum.

“Jadi kita sudah sepakat untuk mengubah wajah Polantas yang berbeda, wajah Polantas yang penuh humanis, wajah Polantas yang penuh melayani, wajah Polantas yang tersenyum tegas tetapi bijaksana,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perubahan tersebut bukan sekadar slogan, melainkan transformasi budaya kerja yang harus dijalankan secara konsisten. Resolusi 2026, lanjutnya, adalah mengeksekusi perubahan kultur agar Polantas tidak lagi dibanggakan karena banyaknya penindakan, melainkan karena keberhasilannya menumbuhkan kesadaran dan disiplin masyarakat di jalan raya.

“Kita tidak bangga untuk melakukan penegakan hukum, tetapi kita bangga ketika melihat pengguna jalan itu tertib, disiplin, karena kesadaran,” kata Irjen Agus.

Kakorlantas juga menekankan pentingnya pelayanan yang beretika dan tidak transaksional. Ia meminta seluruh jajaran memahami filosofi “senyum Polantas” sebagai simbol pelayanan yang humanis tanpa menghilangkan ketegasan.

“Senyum Polantas adalah marka utama. Biarpun tersenyum, Anda tegas dan bijaksana tetapi tetap humanis. Artinya, menghadapi situasi apa pun, Anda tidak boleh marah di lapangan,” tegasnya.

Selain perubahan pendekatan, pemanfaatan teknologi juga menjadi fokus utama pada 2026. Irjen Agus mendorong optimalisasi penggunaan drone untuk pemantauan lalu lintas dan penegakan hukum berbasis teknologi.

“Nanti saya sudah perintahkan Pak Dirgakkum agar drone minimal seminggu tiga kali selalu beroperasi,” ujarnya.

Menurutnya, pengelolaan lalu lintas ke depan harus bertumpu pada data hasil pemantauan drone, infrastruktur K3I, dan sistem smart city. Dengan pendekatan tersebut, Korlantas Polri diharapkan mampu menyampaikan informasi lalu lintas secara akurat kepada masyarakat melalui kolaborasi dan sinergi lintas sektor.

Tags: Korlantasoperasi ketupat 2026

POPULAR NEWS

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

© Copyright Pilkadanews Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home

© Copyright Pilkadanews Team All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version