Senin, April 13, 2026
Informasi Pilkada
  • Home
  • Nasional
  • Berita Pilkada
  • Berita Kampanye
  • Login
No Result
View All Result
Informasi Pilkada
Home Berita Terkini

Kakorlantas Tinjau Titik Strategis KM 81 Jelang Operasi Ketupat

doddodydod by doddodydod
24 Februari 2026
in Berita Terkini
0
Reformasi Polantas,
0
SHARES
0
VIEWS

Related posts

Keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dinilai tidak terlepas dari sinergi kuat antara pemerintah, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan. Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyebut sejumlah kebijakan strategis pemerintah turut berperan besar dalam mengurai kepadatan arus mudik sejak awal. Dalam keterangannya pada program Prime Time News Metro TV, Kakorlantas menjelaskan bahwa penerapan kebijakan Work from Anywhere (WFA) memberi dampak signifikan terhadap kelancaran arus mudik. Dengan fleksibilitas tersebut, masyarakat dapat mengatur jadwal perjalanan lebih awal sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan pada waktu tertentu. “Dengan Work from Anywhere yang diberlakukan lebih awal, pemudik sudah bisa mencicil perjalanan. Ini sangat membantu mengurai kepadatan,” ujar Kakorlantas. Selain kebijakan WFA, pemerintah juga mendorong masyarakat memanfaatkan program mudik gratis menggunakan bus dan kereta api. Langkah ini dinilai efektif mengurangi volume kendaraan pribadi di jalur tol maupun arteri. Kebijakan pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga juga menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode Operasi Ketupat. “Ketika one way nasional diterapkan, beban jalan arteri harus dijaga. Maka pembatasan kendaraan sumbu tiga ini sangat penting,” katanya. Kakorlantas menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan tagline Kapolri “mudik aman, keluarga bahagia” yang menempatkan perjalanan mudik sebagai momen penting yang harus dilalui dengan rasa aman dan nyaman. Dari sisi hasil, Operasi Ketupat 2026 menunjukkan capaian positif. Angka fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan tercatat turun sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan tersebut menjadi indikator keberhasilan strategi pengelolaan lalu lintas berbasis teknologi melalui data driven management dan predictive traffic policing. Dalam pengambilan keputusan, Korlantas Polri memanfaatkan pemantauan real time, termasuk pengawasan udara untuk menentukan rekayasa lalu lintas seperti penerapan one way maupun contraflow. “Keputusan diambil berbasis data dan parameter. Setelah dipantau, baru kita eksekusi rekayasa lalu lintas,” jelasnya. Selain itu, pengelolaan rest area juga menjadi perhatian utama. Sistem buka tutup diterapkan untuk mencegah penumpukan kendaraan, disertai imbauan kepada pemudik agar memanfaatkan jalur alternatif dan beristirahat di wilayah kabupaten atau kota terdekat. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi kepadatan, tetapi juga memberi peluang bagi masyarakat untuk menikmati kuliner lokal. Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 juga tercermin dari tingginya tingkat kepuasan masyarakat. Berdasarkan survei KedaiKopi, sebanyak 88,8 persen responden menyatakan puas terhadap layanan mudik dengan nilai rata-rata 7,18 dari skala 1 hingga 10. “Kesesuksesan ini berkat kolaborasi, negara hadir bersama stakeholder untuk mengelola arus mudik dan arus balik, sekaligus menjaga harkamtibmas,” kata Kakorlantas. Rekor Mudik 2026 Terkendali, Kakorlantas Soroti Peran Teknologi dan WFA Tahun ini juga mencatat rekor arus mudik tertinggi dengan 270.315 kendaraan keluar dari Jakarta dalam satu hari. Meski terjadi lonjakan signifikan, kondisi lalu lintas tetap terkendali. Bahkan, angka fatalitas kecelakaan turun hingga 31 persen dan jumlah kejadian kecelakaan menurun 5,31 persen. “Yang kita pastikan bukan hanya perjalanan, tapi perjalanan yang aman sampai tujuan dan kembali dengan selamat,” ujarnya. Kakorlantas menambahkan bahwa pengamanan Operasi Ketupat mencakup lima klaster utama, mulai dari jalan tol, jalan arteri, pelabuhan, bandara, tempat ibadah, hingga lokasi wisata. “Semua dikelola dengan teknologi dan parameter yang terukur agar arus tetap lancar,” ucapnya. Dengan kombinasi kebijakan pemerintah, teknologi modern, serta pelayanan humanis di lapangan, Operasi Ketupat 2026 dinilai berhasil menciptakan arus mudik dan balik yang lebih aman, lancar, dan terkendali.

Korlantas Polri Komitmen Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas Berkelanjutan

13 April 2026
Keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dinilai tidak terlepas dari sinergi kuat antara pemerintah, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan. Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyebut sejumlah kebijakan strategis pemerintah turut berperan besar dalam mengurai kepadatan arus mudik sejak awal. Dalam keterangannya pada program Prime Time News Metro TV, Kakorlantas menjelaskan bahwa penerapan kebijakan Work from Anywhere (WFA) memberi dampak signifikan terhadap kelancaran arus mudik. Dengan fleksibilitas tersebut, masyarakat dapat mengatur jadwal perjalanan lebih awal sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan pada waktu tertentu. “Dengan Work from Anywhere yang diberlakukan lebih awal, pemudik sudah bisa mencicil perjalanan. Ini sangat membantu mengurai kepadatan,” ujar Kakorlantas. Selain kebijakan WFA, pemerintah juga mendorong masyarakat memanfaatkan program mudik gratis menggunakan bus dan kereta api. Langkah ini dinilai efektif mengurangi volume kendaraan pribadi di jalur tol maupun arteri. Kebijakan pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga juga menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode Operasi Ketupat. “Ketika one way nasional diterapkan, beban jalan arteri harus dijaga. Maka pembatasan kendaraan sumbu tiga ini sangat penting,” katanya. Kakorlantas menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan tagline Kapolri “mudik aman, keluarga bahagia” yang menempatkan perjalanan mudik sebagai momen penting yang harus dilalui dengan rasa aman dan nyaman. Dari sisi hasil, Operasi Ketupat 2026 menunjukkan capaian positif. Angka fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan tercatat turun sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan tersebut menjadi indikator keberhasilan strategi pengelolaan lalu lintas berbasis teknologi melalui data driven management dan predictive traffic policing. Dalam pengambilan keputusan, Korlantas Polri memanfaatkan pemantauan real time, termasuk pengawasan udara untuk menentukan rekayasa lalu lintas seperti penerapan one way maupun contraflow. “Keputusan diambil berbasis data dan parameter. Setelah dipantau, baru kita eksekusi rekayasa lalu lintas,” jelasnya. Selain itu, pengelolaan rest area juga menjadi perhatian utama. Sistem buka tutup diterapkan untuk mencegah penumpukan kendaraan, disertai imbauan kepada pemudik agar memanfaatkan jalur alternatif dan beristirahat di wilayah kabupaten atau kota terdekat. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi kepadatan, tetapi juga memberi peluang bagi masyarakat untuk menikmati kuliner lokal. Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 juga tercermin dari tingginya tingkat kepuasan masyarakat. Berdasarkan survei KedaiKopi, sebanyak 88,8 persen responden menyatakan puas terhadap layanan mudik dengan nilai rata-rata 7,18 dari skala 1 hingga 10. “Kesesuksesan ini berkat kolaborasi, negara hadir bersama stakeholder untuk mengelola arus mudik dan arus balik, sekaligus menjaga harkamtibmas,” kata Kakorlantas. Rekor Mudik 2026 Terkendali, Kakorlantas Soroti Peran Teknologi dan WFA Tahun ini juga mencatat rekor arus mudik tertinggi dengan 270.315 kendaraan keluar dari Jakarta dalam satu hari. Meski terjadi lonjakan signifikan, kondisi lalu lintas tetap terkendali. Bahkan, angka fatalitas kecelakaan turun hingga 31 persen dan jumlah kejadian kecelakaan menurun 5,31 persen. “Yang kita pastikan bukan hanya perjalanan, tapi perjalanan yang aman sampai tujuan dan kembali dengan selamat,” ujarnya. Kakorlantas menambahkan bahwa pengamanan Operasi Ketupat mencakup lima klaster utama, mulai dari jalan tol, jalan arteri, pelabuhan, bandara, tempat ibadah, hingga lokasi wisata. “Semua dikelola dengan teknologi dan parameter yang terukur agar arus tetap lancar,” ucapnya. Dengan kombinasi kebijakan pemerintah, teknologi modern, serta pelayanan humanis di lapangan, Operasi Ketupat 2026 dinilai berhasil menciptakan arus mudik dan balik yang lebih aman, lancar, dan terkendali.

Kepuasan Publik Tinggi, Operasi Ketupat 2026 Dinilai Berjalan Optimal

9 April 2026

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, meninjau langsung kawasan KM 81 Jalan Tol Cipali sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, agar pengamanan arus mudik tahun ini berjalan optimal dengan mengusung semangat “mudik aman, keluarga bahagia”.

Dalam kunjungannya, Irjen Agus menegaskan bahwa KM 81 akan difungsikan sebagai lokasi check point terpadu. Titik ini nantinya menjadi pusat pemeriksaan kendaraan dan pengemudi yang membawa pemudik, terutama angkutan umum. Menurutnya, kehadiran negara dalam memastikan keselamatan perjalanan masyarakat harus diwujudkan melalui pengawasan yang terukur dan kolaboratif.

“Negara hadir, stakeholder semuanya hadir. Ada satu program yang tahun lalu belum kita lakukan, yaitu check point pemeriksaan kendaraan. Terutama kendaraan bus akan kita cek kelaikannya, kita cek pengemudinya, dan juga kemungkinan kesehatan pengemudi,” ujar Irjen Agus kepada wartawan di KM 81, Selasa (24/2/2026).

Area yang sebelumnya merupakan rest area itu akan diubah fungsinya menjadi posko pemeriksaan kendaraan selama periode mudik dan arus balik. Transformasi tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran lalu lintas sekaligus memastikan seluruh moda transportasi dalam kondisi laik jalan sebelum melanjutkan perjalanan.

Irjen Agus menekankan bahwa konsep “mudik aman, keluarga bahagia” tidak hanya dimaknai sebagai kelancaran perjalanan, tetapi juga jaminan keselamatan sejak keberangkatan hingga tiba di tujuan. Oleh karena itu, pemeriksaan akan dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan berbagai instansi terkait.

Prioritas utama dalam pelaksanaan check point adalah bus penumpang dan kendaraan travel. Moda transportasi ini dinilai memiliki tingkat risiko tinggi karena mengangkut banyak penumpang dalam satu perjalanan. Pemeriksaan tidak hanya difokuskan pada aspek teknis kendaraan, tetapi juga kondisi fisik dan administrasi pengemudi.

“Prioritas pertama adalah bus penumpang termasuk travel. Kami pastikan kendaraan laik jalan, pengemudi sehat, dan administrasi seperti SIM, STNK, serta perizinan lainnya lengkap. Kami juga mengimbau agar seluruh operator transportasi mempersiapkan armadanya dengan baik,” jelasnya.

Ia menambahkan, posko check point tidak hanya didirikan di KM 81. Seluruh Polda di Indonesia akan menyiapkan titik pemeriksaan serupa guna menciptakan sistem pengawasan berlapis. Dengan pola tersebut, setiap kendaraan angkutan umum yang melintas di jalur mudik dapat dipastikan memenuhi standar keselamatan.

Pelaksanaan check point dilakukan melalui sinergi lintas sektor. Pihak Jasa Raharja akan menghadirkan dukungan layanan di lokasi, sementara petugas kepolisian bertugas memeriksa dokumen kendaraan dan pengemudi. Tim kesehatan akan melakukan pengecekan kondisi sopir, sedangkan aspek kelaikan kendaraan diperiksa oleh petugas dari Kementerian Perhubungan.

Terkait teknis pemeriksaan, Irjen Agus menyebut mekanismenya masih akan disesuaikan dengan situasi di lapangan. “Nanti akan kita lihat apakah dilakukan secara random atau seluruh bus diperiksa. Yang jelas, tujuan utamanya memastikan keselamatan,” ujarnya.

Dengan persiapan matang dan kolaborasi antarlembaga, Operasi Ketupat 2026 diharapkan mampu menekan angka kecelakaan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan Lebaran di kampung halaman.

Tags: KM 81Korlantasoperasi ketupat

POPULAR NEWS

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

© Copyright Pilkadanews Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home

© Copyright Pilkadanews Team All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version