Warning: is_dir(): open_basedir restriction in effect. File(/home/omwjuscs/public_html/web_live/pilkadanews.com/wp-content/plugins/wpdiscuz/themes/default) is not within the allowed path(s): (/www/wwwroot/pilkadanews.com/:/tmp/) in /www/wwwroot/pilkadanews.com/wp-content/plugins/wpdiscuz/forms/wpdFormAttr/Form.php on line 146
Minggu, Desember 7, 2025
Informasi Pilkada
  • Home
  • Nasional
  • Berita Pilkada
  • Berita Kampanye
  • Login
No Result
View All Result
Informasi Pilkada
Home Berita Pemilu

Komnas HAM: Pemilu 2024 saat Musim Penghujan, Perhatikan Aspek Keselamatan

Salma Hasna by Salma Hasna
11 November 2022
in Berita Pemilu
0
Komnas HAM: Pemilu 2024 saat Musim Penghujan, Perhatikan Aspek Keselamatan
0
SHARES
0
VIEWS

Related posts

Pemilu 2024, Waspada Penghinaan Kedaulatan Rakyat

Pemilu 2024, Waspada Penghinaan Kedaulatan Rakyat

28 November 2022
Bawaslu: Bencana Alam Masuk Indeks Kerawanan Pemilu 2024 

Bawaslu: Bencana Alam Masuk Indeks Kerawanan Pemilu 2024 

28 November 2022

Pilkada News – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta KPU RI dan Bawaslu RI turut memperhatikan keselamatan penyelenggara dan pemilih saat gelaran Pemilu dan Pilkada Serentak 2024. Sebab, dua pesta demokrasi itu digelar saat musim penghujan, yang tentu rawan bencana.

Komisioner Komnas HAM Hairansyah mengatakan, KPU dan Bawaslu, bahkan pihak kepolisian, membuat peta kerawanan pemilu baru sebatas aspek netralitas ASN, politik uang, ujaran kebencian, politisasi SARA, serta pertahanan-keamanan. Namun, belum ada peta kerawanan dari aspek bencana alam.

“Aspek bencana alam menjadi penting karena Pemilu dilaksanakan Februari 2024 dan Pilkada November 2024. Bulan tersebut diperkirakan adalah puncak musim hujan,” kata Komisioner Komnas HAM Hairansyah saat konferensi pers daring terkait ‘Pemantauan Pemenuhan Hak Konstitusional Warga Negara Pra Pemilu Serentak 2024 Dalam Perspektif HAM’, Kamis (10/11/2022).

Saat puncak musim hujan, kata dia, ada kemungkinan terjadi cuaca ekstrem dan bencana alam seperti banjir serta tanah longsor. Karena itu, Hairansyah meminta Bawaslu RI memasukkan aspek keselamatan publik sebagai indikator kerawanan yang mungkin timbul di TPS saat hari pencoblosan. 

Baca Juga : Pemilu 2024 Diyakini Berdampak Lebih Besar pada Ekonomi

“KPU RI juga perlu meningkatkan koordinasi dengan pemerintah, terutama BNPB, untuk memitigasi kondisi cuaca ekstrem dan kebencanaan yang mungkin terjadi,” ujar eks komisioner KPU Kalimantan Selatan itu.

Hairansyah menambahkan, aspek kerawanan yang juga harus jadi perhatian adalah keselamatan. Bawaslu harus memasukkan aspek kesehatan penyelenggara dalam peta kerawanan pemilu. 

Sementara, KPU harus berupaya memastikan tidak ada lagi petugas KPPS yang meninggal dunia, sebagaimana terjadi saat Pemilu 2019 lalu. “Makanya dari sekarang kami mendorong agar ada upaya perbaikan regulasi maupun teknis agar peristiwa sama tidak berulang kembali,” ujarnya.

Saat Pemilu 2019, terdapat 894 petugas KPPS yang meninggal dunia, yang salah satu faktor penyebabnya adalah kelelahan karena beban kerja tinggi. Terdapat pula 1.000 lebih petugas yang jatuh sakit. 

Baca Juga : Jelang Pemilu Serentak 2024, Kemendagri Tetapkan Batas Wilayah

Dapatkan informasi terupdate berita polpuler harian dari pilkadanews.com. Untuk kerjasama lainya bisa kontak email tau sosial media kami lainnya.

Tags: HAMKPU

POPULAR NEWS

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

© Copyright Pilkadanews Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home

© Copyright Pilkadanews Team All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz
Go to mobile version