Warning: is_dir(): open_basedir restriction in effect. File(/home/omwjuscs/public_html/web_live/pilkadanews.com/wp-content/plugins/wpdiscuz/themes/default) is not within the allowed path(s): (/www/wwwroot/pilkadanews.com/:/tmp/) in /www/wwwroot/pilkadanews.com/wp-content/plugins/wpdiscuz/forms/wpdFormAttr/Form.php on line 146
Kamis, Desember 11, 2025
Informasi Pilkada
  • Home
  • Nasional
  • Berita Pilkada
  • Berita Kampanye
  • Login
No Result
View All Result
Informasi Pilkada
Home Nasional

Perludem: Nyoblos Itu Hak Bukan Kewajiban

admin pilkadanews by admin pilkadanews
9 Oktober 2020
in Nasional
0
Polda Sumut Bekuk Penyebar Isu SARA di Pilkada Pakpak Bharat
0
SHARES
0
VIEWS

Related posts

Pemilu 2024 Diyakini Berdampak Lebih Besar pada Ekonomi

Pemilu 2024 Diyakini Berdampak Lebih Besar pada Ekonomi

12 Oktober 2022
Anggota DPR: Penetapan Tanggal Pemilu Harus Hindari Politisasi SARA

Anggota DPR: Penetapan Tanggal Pemilu Harus Hindari Politisasi SARA

25 Januari 2022

Republika.co.id – Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Khoirunnisa Nur Agustyati mengatakan, di Indonesia, memilih dalam pemilihan umum merupakan hak bukan kewajiban. Karena itu, ada konsekuensi angka partisipasi pemilih rendah, apalagi pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 digelar dalam kondisi pandemi Covid-19. 

“Kalau mau memilih di Indonesia itu kan hak ya bukan kewajiban seperti di Australia,” ujar perempuan yang akrab disapa Ninis dalam diskusi daring, Kamis (8/10).

Ia mengatakan, dalam pilkada, kecuali DKI Jakarta, siapapun pasangan calon kepala daerah yang meraup suara sah terbanyak ialah pemenangnya. Apabila angka partisipasi pemilih di daerah tersebut hanya 30 persen maka itulah legitimasi yang diterima kepala daerah terpilih.

Menurut Ninis, berkaca pada pilkada di tahun sebelumnya, seperti pilkada Depok pada 2015 lalu, angka partisipasi pemilihnya hanya sekitar 58 persen. Angka partisipasi pemilih ini tak jauh berbeda dengan pilkada Tangerang Selatan pada 2015 yang hanya 57 persen.

Sementara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menargetkan angka rata-rata partisipasi pemilih pilkada 2020 secara nasional sebesar 77,5 persen. Menurut Ninis, target ini cukup tinggi mengingat pilkada digelar di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap risiko penularan Covid-19. 

“Jadi ya balik lagi karena ini hak ya bukan kewajiban, kalau kemudian yang hadir ke TPS itu sedikit, memberikan hak pilihnya sedikit, ya memang kepala daerah itu legitimasinya hanya segitu,” kata Ninis. 

POPULAR NEWS

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

© Copyright Pilkadanews Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home

© Copyright Pilkadanews Team All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz
Go to mobile version