Sabtu, September 5, 2026
Informasi Pilkada
  • Home
  • Nasional
  • Berita Pilkada
  • Berita Kampanye
  • Login
No Result
View All Result
Informasi Pilkada
Home Nasional

Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, Golkar: Pengerahan Massa Tak Relevan Lagi

admin pilkadanews by admin pilkadanews
15 September 2020
in Nasional
0
Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, Golkar: Pengerahan Massa Tak Relevan Lagi
0
SHARES
0
VIEWS

Related posts

Penertiban Truk ODOL di Tol Jakarta-Cikampek, Cipularang, dan Merak Diperketat

Penegakan Hukum Polantas terhadap Truk di Tol

16 Februari 2026
Pemilu 2024 Diyakini Berdampak Lebih Besar pada Ekonomi

Pemilu 2024 Diyakini Berdampak Lebih Besar pada Ekonomi

12 Oktober 2022

okezone.com – Partai Golkar menyiapkan strategi kampanye terkait dengan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 di tengah Pandemi Covid-19 atau virus corona.

“Tahapan krusial dari pilkada tentunya adalah tahap kampanye, pola kampanye dengan pengerahan massa yang besar sudah tidak relevan lagi (di masa pandemi Covid-19),” kata Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dalam rapat bersama seluruh pimpinan DPD Partai Golkar seluruh Indonesia yang melaksanakan Pilkada Serentak 2020 secara virtual, Senin (14/9/2020).

Menko Perekonomian itu meminta kepada kader-kader partai berlambang pohon beringin di daerah yang menggelar pilkada untuk berinovasi dalam strategi kampanye untuk menarik suara masyarakat.

“Micro campaign dan door to door campaign serta pemanfaatan media dan IT harus menjadi pertimbangan utama,” ujarnya.

Airlangga mengingatkan kembali kepada peserta rapat, bahwa Partai Golkar menargetkan 60 persen kemenangan dalam gelaran pilkada nanti.

“Tolok ukur keberhasilan suatu partai politik adalah kemenangan. Arti kemenangan bagi Partai Golkar sangat penting dan strategis,” ucapnya.

Disisi lain, Ia memastikan bahwa Golkar selalu mendukung segala upaya dan kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 di tanah air.

Menurutnya, saat ini pemerintah terus mematangkan dan mengevaluasi kebijakan new normal terkait pandemi Covid-19 dengan dengan menggunakan kebijakan rem dan gas dengan mempertimbangkan segala aspek kehidupan masyarakat.

“Pada dasarnya kebijakan new normal utamanya adalah untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 dan memutus mata rantai PHK,” tutupnya.

POPULAR NEWS

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

© Copyright Pilkadanews Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home

© Copyright Pilkadanews Team All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version