Merdeka.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta para bakal pasangan calon (Bapaslon) agar beradu program. Dengan cara tersebut masyarakat bisa mempelajari rekam jejak para bapaslon di Pilkada serentak yang akan digelar pada Desember tahun 2020 mendatang.
“Kita mendorong para calon beradu program, kontestasi gagasan, beradu kemampuan untuk menjadi pemimpin daerah dan kita juga harus mendorong masyarakat mempelajari track record calon agar daerah memperoleh pemimpin yang baik, pemimpin terbaik,” katanya saat rapat terbatas lanjutan pembahasan persiapan pelaksanaan Pilkada serentak melalui siaran telekonference di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (8/9).
Sementara itu, Jokowi juga meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menghasilkan pilkada yang menjunjung kualitas, netralitas dan profesionalitas. Dia mengatakan penyelenggara pilkada berperan besar untuk menjaga kualitas demokrasi.
“Penyelenggara pilkada berperan besar untuk menjaga kualitas demokrasi kita sekaligus menjaga stabilitas politik di daerah dan penerimaan masyarakat terhadap hasil pilkada yang kita lakukan,” ungkap mantan Wali Kota Solo itu.
Tidak hanya itu, Jokowi juga meminta agar semua pihak mulai dari KPU, aparat pemerintah, hingga TNI-Polri untuk melaksanakan protokol kesehatan dalam penyelenggara Pilkada saat ini. Sebab kata Jokowi keselamatan masyarakat harus diutamakan.
“Pada kesempatan ini saya minta semua pihak, pada penyelenggara pemilu kpu bawaslu, aparat pemerintah, jajaran keamanan, penegak hukum, seluruh aparat TNI-Polri, seluruh tokoh masyarakat, tokoh organisasi untuk aktif bersama-sama mendisiplinkan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan,” tutupnya.


