Warning: is_dir(): open_basedir restriction in effect. File(/home/omwjuscs/public_html/web_live/pilkadanews.com/wp-content/plugins/wpdiscuz/themes/default) is not within the allowed path(s): (/www/wwwroot/pilkadanews.com/:/tmp/) in /www/wwwroot/pilkadanews.com/wp-content/plugins/wpdiscuz/forms/wpdFormAttr/Form.php on line 146
Jumat, Desember 5, 2025
Informasi Pilkada
  • Home
  • Nasional
  • Berita Pilkada
  • Berita Kampanye
  • Login
No Result
View All Result
Informasi Pilkada
Home Nasional

Jokowi Minta ASN, TNI & Polri Jaga Netralitas di Pilkada 2020

admin pilkadanews by admin pilkadanews
8 September 2020
in Nasional
0
Jokowi Minta ASN, TNI & Polri Jaga Netralitas di Pilkada 2020
0
SHARES
0
VIEWS

Related posts

Pemilu 2024 Diyakini Berdampak Lebih Besar pada Ekonomi

Pemilu 2024 Diyakini Berdampak Lebih Besar pada Ekonomi

12 Oktober 2022
Anggota DPR: Penetapan Tanggal Pemilu Harus Hindari Politisasi SARA

Anggota DPR: Penetapan Tanggal Pemilu Harus Hindari Politisasi SARA

25 Januari 2022

Tirto.id – Presiden Joko Widodo meminta agar kualitas demokrasi dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 dapat ditingkatkan, salah satu caranya dengan meminta aparat TNI, Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga netralitas.

“Kita ingin dalam posisi yang sulit seperti ini demokrasi semakin dewasa, demokrasi kita semakin matang. Oleh sebab itu yang pertama saya minta kepada aparat birokrasi, TNI dan Polri terus bersikap netral dan tidak memihak pada satu pasangan calon tertentu,” ujar Jokowi saat rapat terbatas dengan tema “Lanjutan Pembahasan Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak”, Selasa (8/9/2020) dilansir dari Antara.

Pilkada Seretak 2020 akan berlangsung pada 9 Desember 2020 di 270 daerah. Pada 4-6 September 2020 lalu para bakal calon peserta pilkada sudah mendaftarkan diri ke kantor KPUD masing-masing.

Selain memperingatkan ASN dan TNI/Polri, Presiden Jokowi juga meminta agar KPU, KPUD serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk tidak membiarkan narasi yang memecah-belah persatuan dan kesatuan. Menurut Jokowi harus ada ketegasan dari penyelenggara Pemilu untuk menindak bila penggunaan bahasa-bahasa, narasi, maupun simbol-simbol yang membahayakan persatuan dan kesatuan.

“Harus ada ketegasan jangan sampai menggunakan politik-politik identitas, politik SARA karena itu akan membahayakan persatuan dan kesatuan, ini yang harus dicegah,” kata Jokowi..

Jokowi pun mendorong para calon beradu program dan kontestasi gagasan sehingga bisa didapt pemimpin terbaik yang bisa melayani masyarakat.

KPU dan KPUD juga diminta untuk bekerja keras menghasilkan pilkada yang berkualitas.

“Saya minta penyelenggara pilkada bekerja keras menghasilkan pilkada yang berkualitas, netralitas, profesionalitas dan transpransi,” tuturnya.

Menurut Jokowi, penyelenggara pilkada berperan besar untuk menjaga kualitas demokrasi sekaligus menjaga stabilitas politik di daerah dan penerimaan masyarakat terhadap hasil pilkada itu sendiri.

“Saya juga mengharapkan dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat aktivitis, akademisi di daerah untuk mendukung upaya-upaya yang tadi saya sampaikan saya,” pungkasnya.

POPULAR NEWS

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

© Copyright Pilkadanews Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home

© Copyright Pilkadanews Team All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz
Go to mobile version